Lukamu bukanlah sekumpulan nisan..
Dan nisan bukanlah akhir dari perang mu jika akhirnya itu terjadi
Lukamu menandakan kecantikan tidak berduri
Jika berduri , maka orang akan takut menyentuh hatimu
Seperti duri yang melukai sentuhan kecantikan bunga mawar
Jika luka dibalut kain , meniadakan peristiwa itu
Apabila kesenangan dan kedamaian yang kau cari
Buatlah rumahmu di pulau terpencil
Dan selamanya kau tidak pernah menyentuh sisi jiwa manusia yang terdalam
Luka sebuah tanda kesadaran
Bahwa harapan bukan hadiah surga , tetapi perjuangan
Ikutilah kata hatimu
Jangan pernah ingin menjadi terbaik bagi orang lain
Pertama dari semua yang terpenting adalah terbaik untukmu sendiri
Merupakan langkah awal mendengar nuranimu
Mati dalam luka , adalah terlalu lama merasakan perih
Menyebabkan akan menutup inderamu, sementara embun telah jatuh disisimu, menyejukkan udara dipagi hari
Siapakah yang suka akan terluka? Tidak ada
Tetapi menemukan celah-celah sinar , seperti melihat harapan baru
Ini adalah keindahan dari hidupnya luka
Dan hal itu bukan kemenangan peperanganmu
Namun , ada kelahiran baru di kebijaksanaanmu.......
By olive
Bandung,2004
[untuk priston simata perang]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar